Fasilitas Produksi Bibit Kayu Jati Solomon Kultur

Untuk mendapatkan Bibit Jati Solomon Kultur Bibit kayu Bermutu Tinggi (Jati Varietas Unggul), kami dilengkapi dengan 3 fasilitas laboratorium kultur jaringan berikut dengan persemaian teknologi modern.

Bibit_Kayu_Jati_Solomon_Kultur

Dengan menenerapkan metode bioteknologi dalam bidang rekayasa genetik (pemuliaan pohon/tree improvement) kami mampu mampu memproduksi Jati Varietas Unggul untuk dipasarkan.

Tiga fasilitas laboratorium kultur  jaringan berikut dengan persemaian teknologi modern
      1. Cimanggis, Depok
      2. Parung, Bogor dan
      3. Bajuin, Kalimantan Selatan
Ketiga tempat diatas di-design sedemikian rupa sehingga memiliki effisiensi produksi tinggi serta kontrol kualitas Bibit Jati Solomon Kultur yang baik.

Didukung tim laboran dan nursery yang terampil dan berpengalaman yang ada pada kami, ketiga fasilitas laboratorium dan nursery di atas mampu memproduksi bibit unggul berkualitas sesuai kebutuhan pangsa pasar.

40 comments

wah keren bibit jatinya, itu nanti ditanam sendiri atau menyebar ke pembeli

ternyata di Cimanggis - Depok ada Laboratorium kuLtur juga ya, saya kira untuk Laboratorium sejenis harus di daerah yang sesuai dengan ikLim tumbuhannya :D

bajuin itu daerah palihari ya kang

Dengan metode terbaik menghasilkan varietas unggul ya, subur banget itu bibit tumbuhnya :D

pembelian harus ketempatnya langsung ya mas biar bisa liat-liat bibit solomonnya :)
berapa lama mas pohon tersebut bisa gede?

Penghijauan sepertinya perlu di galakan kembali....bumi kita semakin gersang dan mono kultur

Bisa dibuat sesuai dengan iklimnya Om

Di Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut, Kalimantan Selatan

Karena pembuatan bibitnya dikerjakan para ahli dibidangnya Kang

Untuk Pohon Jati Solomon Kultur ± 12 tahun Kang Hendri Panennya

Tujuannya seperti itu kang, Go Green

waduh lama juga ya mas, berarti harus punya banyak kebun dong kalo mau panen setahun sekali?

wah makin canggih aja nih teknoLogi Lab, bisa diterapkan dimana aja biar efektif dan efisien :)

Kalau kayu jati itu dilindungi pemerintah ngga sih, jati salah satu kayu yang paling mahal ya. karena lebih kuat daripada kayu lainnya...

Kelihatan hijau sekali bibitnya gan! Kayanya bagus tuh di tanam di kebun

bener benr ada penanganan khusus untuk jati solomon yakang.
lalu fasilitas laboratorium bibit jati untuk saat ini hanya ada di 3 tempat tersebut yakang

Dukung kalo untuk go green ya Kang.. Siiippp :) Ngomong2 Kang Ardhian itu Kang Jati ya? hehehehehehehehehe :) Sehingga diperlukan bibit jati yang bagus untuk penghijauan ya Kang.. :)

Perkembangan teknologi sangat pesat di era sekarang ini Om Rame

Benar Kang Hendri, ini namanya sistem panen berkelanjutan

Sifat Fisik Kayu Jati termasuk kelas awet tingkat 1 dan 2, serta kelas kuat tingkat 1 Kang Achmad.

Boleh dicoba ditanam Kang

Fasilitas lab jaringan kultur banyak Kang, tapi kami (Jati Solomon) memiliki tiga tempat tersebut diatas

Wacana membuat Go Green sudah ada Kang.

Lumayan ya gan selain bisa go green juga bisa buat investasi :D

kayanya bisa buat go green ini, tanemannya hijau gitu soalnya :D. apa lagi jangka panen 12 tahun.lebih cocoknya dikebun LD

kayaknya suatu yang diproduksi oleh tim jati solomon memang profesional sehingga tidak mengherankan bisa menghasilkan pohon jati yang berkualitas dengan berbagai keunggulan dibanding dengan jati jenis lainnya...

weh sudah tersebar ya lab nya. mantap kang. hijaukan kang kalimantan dengan jatinya. kalo ada kang kayu ulin kang yang keras itu

iya nih, berarti saya yang muLai ketinggaLan teknoLogi ya Mas? :D

oh gitu yamas, ini kayaknya cocok ya mas untuk tabungan masa depan.hehe
pasti harga jati solomon ini mahal banget ya mas, terlebih panennya juga lumayan lama :)

wah itu kalu udah di panen pasti mahal ya, bisa cepet kaya nich, :D, salam kenal mas

Bangku dirumah katanya terbuat dari jati. Namun dalamnya kopong dimakan rayap, apa saya kena tipu ya, Padahal belinya lumayan mahal. ukirannya juga lumayan bagus

semoga labnya cepet berkembang dibanyak tempat yakang

saya ikut mendoakan cepet terealisasi

wah di parung udah ada ya lab nya, kebetulan sodara ada yang disana rumahnya

Mudah-mudahan berkah Kang

Biar sama-sama bisa merasakan hasilnya Mbah Dinan

Besar hasilnya Teman, nanti dibuatin artikelnya

Kalau sempat mampirin Mbak Devina